Info Terkini

Aksi Layan Sehat PBB-empatbelas: Membludak, Warga Tuntut Rutin Digelar

Cilebut |Media Center PBB Bogor| Rabu, 20-3-2013

Mulai dengan memeriksa kesehatan rakyat.. rakyat sehat bangkit melawan..!! Aksi empatbelas bro... hari ini di cilebut kabupaten bogor didukung kru medis bulan sabit merah PBB..
Mulai dengan memeriksa kesehatan rakyat.. rakyat sehat bangkit melawan..!! Aksi empatbelas bro... hari ini di cilebut kabupaten bogor didukung kru medis bulan sabit merah PBB..
Mulai dengan memeriksa kesehatan rakyat.. rakyat sehat bangkit melawan..!! Aksi empatbelas bro... hari ini di cilebut kabupaten bogor didukung kru medis bulan sabit merah PBB..

Rasa syukur lolosnya PBB sebagai partai peserta Pemilu 2014 dengan No.14 diekspresikan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PBB Kec. Sukaraja Kabupaten Bogor dengan cara menggelar “Aksi Layan Sehat PBB-empatbelas” memeriksa dan memberikan pengobatan gratis kepada ratusan warga Desa Cilebut Barat. “Kita ingin rakyat sehat dulu untuk menyongsong Pemilu 2014 mendatang” jelas Subur, Ketua DPAC Kec. Sukaraja. Lalu kita beritahukan kepada mereka, bahwa PBB partai yang dicintai warga disini pada Pemilu nanti nomornya 14, terang Subur kepada tim Media Center PBB Bogor.

Aksi Layan Sehat PBB-empatbelas pemerikasaan dan pengobatan gratis yang digelar PBB ini mendapat sambutan luar biasa dari warga Desa Cilebut Barat dan sekitarnya. Hal ini terlihat dengan membludaknya warga yang ingin memeriksakan kesehatannya. “Karena kegiatannya mendadak, stok obat yang kita bawa terbatas jumlahnya hanya untuk dua ratus orang” ujar Taufik koordinator tim medis BSM-PBB.  Terpaksa jumlah pasiennya kita batasi hanya untuk dua ratus orang itu, imbuh Taufik.

Dengan raut kecewa puluhan warga yang urung berobat karena tak terlayani, menuntut PBB untuk rutin datang ke desanya. Menghadapi tuntutan warga tersebut, Subur berjanji akan coba membicarakannya dengan pihak terkait DPC PBB Kabupaten Bogor untuk diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat yang mengkoordinir langsung penugasan tim medis Bulan Sabit Merah PBB ke berbagai daerah.

Turut hadir dan memantau kegiatan ini Hadhy Priyono, Ketua Badan Kehormatan Cabang PBB Kab.Bogor, mewakili MS Kaban, Ketua Umum PBB yang batal hadir di acara ini. “Ya, beliau menyampaikan salam dan memohon maaf atas ketidakhadirannya, karena saat ini masih berada di Jambi. Beliau saat ini sangat sibuk melakukan konsolidasi ke berbagai daerah mematangkan persiapan pencalegan” ungkap mantan Ketua DPC Kab. Bogor ini.  Begitu juga dengan Pak Yusril, saat ini beliau sedang berada di Kalimantan, imbuhnya.

Mengenai siapa yang akan muncul sebagai calon Bakal Anggota DPR dari Dapil Jabar 5 (Kab. Bogor)  Hadhy menjelaskan bahwa, dipastikan akan muncul beberapa tokoh utama PBB seperti MS Kaban Ketua Umum PBB yang juga tokoh panutan warga Bogor dan sejumlah tokoh nasional lainnya, termasuk tokoh-tokoh dari Bogor yang memiliki reputasi bersih dan konsisten niat bersama rakyat bangun negri tanpa korupsi, jelas Hadhy. |01-MC-PBB|

info Terkini

MS Kaban: PBB Bukan Tempat bagi Politisi Kutu Loncat

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna.com - 18/03/13 | 21:36 | 07 Jumada al-Ula 1434 H

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban. (iisd.ca)

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban. (iisd.ca)

dakwatuna.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban, menyatakan bahwa partainya tak akan membujuk kader yang sudah terlanjur pindah ke partai lain untuk kembali lagi. Menurutnya, PBB bukan tempat bagi politisi kutu loncat.

“PBB tidak akan minta para kader yang telah pindah ke partai lain untuk kembali bergabung dengan PBB. Kutu loncat akan tetap dibiarkan jadi kutu loncat,” kata MS Kaban, menyusul lolosnya PBB sebagai partai peserta Pemilu 2014, di Jakarta, Senin (18/3), seperti dilansir JPNN.

Bekas Menteri Kehutanan itu menegaskan, dari pada mengurus kutu loncat, jauh lebih bermanfaat bagi PBB untuk mengajak sejumlah tokoh agar mau bergabung dengan partai yang pernah dipimpin Yusril Ihza Mahendra itu. Ia mencontohkan nama-nama yang diajak bergabung ke PBB, seperti bekas Kabareskrim Polri Komjen (Pol) Susno Duadji, Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zein dan Staf Khusus Presiden, Andi Arief.

“Susno sudah merespon ajakan kami untuk dia bergabung dengan PBB. Kivlan Zein dan Andi Arief sedang kami dekati karena mereka tersebut punya prinsip dalam hidupnya,” ungkapnya.

Selain mengajak para tokoh bergabung, kata Kaban, PBB juga merekrut kader dari organisasi-organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam yang tersebar di seluruh pelosok negeri. “Jadi PBB tidak akan kekurangan pasokan kader karena sumbernya ada dan tinggal mengonsolidasikannya saja,” tegas Kaban. (fas/jpnn)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/03/29490/ms-kaban-pbb-bukan-tempat-bagi-politisi-kutu-loncat/#ixzz2NzjAZlvK
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Info Terkini

Senin, 18/03/2013 14:50 WIB

PBB Terima Nomor Urut 14 di Pemilu 2014

 
Foto: situs resmi PBB

Jakarta – Partai Bulan Bintang (PBB) bersyukur sudah diloloskan KPU ke Pemilu 2014. PBB tak mempermasalahkan nomor urut 14 yang diberikan oleh KPU di Pemilu 2014 mendatang.

“Ya kan bagus Pemilu 2014 berarti kan harus nomor 14,” kata Sekjen PBB, BM Wibowo, kepada wartawan di kantor KPU Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2013).

PBB juga bisa menerima alasan pemberian nomor urut 14 tersebut. Karena KPU memang telah menetapkan nomor urut 10 parpol nasional dan 3 partai lokal Aceh.

“Ya nggak apa-apa karena memang begitu karena ada partai lokal Aceh di nomor 11,12,dan 13,” katanya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) ke Pemilu 2014. KPU memberi nomor urut 14 untuk PBB.

“Keputusan KPU nomor 143 tahun 2013 menetapkan nomor urut PBB yaitu nomor urut 14,” kata ketua KPU Husni Kamil Manik dalam jumpa pers di KPU, jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (18/3/2013).

(bal/van)

Masalah Besar

kemungkinan tindakan hacker hingga tak bisa diakses.. akan segera dibuat situs yg baru

INFO TERKINI

Pemilu 2014

Yusril Bantah PBB Dibantu Istana

Tribunnews.com – Rabu, 13 Maret 2013 11:38 WIB
Yusril Bantah PBB Dibantu Istana

TRIBUN LAMPUNG/PERDIANSYAH
 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) menegaskan, upayanya menjadi peserta pemilu lewat gugatan atas Komisi Pemilihan Umum ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara dan kemudian diloloskan, bukan karena bantuan Istana Negara.

Bantahan ini disampaikan Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra, lewat kicauannya di akun Twitter @Yusrilihza_Mhd, Rabu (13/3/2013), bermula, terkait rumor yang mula-mula ditulis di pojok harian terkemuka, yang kemudian berkembang.

“Aneh, sikap saya tidak ingin menjadi lawyer Anas, dikembangkan jadi rumors sebagai larangan dari Istana, dengan iming-iming urusan PBB dengan KPU dimudahkan,” begitu bantahan Yusril yang juga pengacara PBB dalam sidang di Bawaslu dan PT TUN.

Menurut Yusril, PBB yang sudah memenangkan gugatan di PT TUN, karena sikap KPU tetap ngeyel. Ia meluruskan rumor Istana akan mempermudah jalan PBB lolos, dengan syarat Yusril tidak membela Anas dalam proses hukum di KPK, tidak lah benar.

Yusril menegaskan tidak bersedia jadi penasihat hukum Anas, jauh sebelum PT TUN memenangkan gugatan PBB.

“Jadi, secara kronologi tidak logis, rumor bahwa saya tidak bela Anas dengan kompensasi Istana akan bantu atasi agar KPU tidak ngeyel setelah putusan TUN,” tuturnya.

Yusril menambahkan, upaya PBB melakukan gugatan, adalah bentuk perlawanan atas kesewenang-wenangan KPU yang sah dan konstitusional. Karena, tak ada siapa pun yang bisa membantu PBB melawan KPU, termasuk Istana, kecuali dengan kekuatan sendiri.

“Ketika kami telah menang di pengadilan, hanya sikap ngeyel KPU. Kami mau dilarang-dilarang Istana dengan iming-iming akan dibantu KPU? Kami takkan tunduk dengan iming-iming dari Istana sekalipun, apalagi kemenangan sudah di tangan kami,” tegas Yusril. (*)

 

Penulis: Yogi Gustaman  |  Editor: Yaspen Martinus
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.